Laman

Rabu, 09 Maret 2011

makalah ilmu pendidikan islam


TEKHNIK EVALUASI SEBAGAI
SISTEM PELAKSANAAN AGAMA



                              SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM PATI
JURUSAN TARBIYAH
2010


 

TEKNIK EVALUASI SEBAGAI SISTEM PELAKSANAN AGAMA

A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Dalam pendidikan islam,tujuan merupakan sasaran ideal yang hendak dicapai.Dengan demikian kurikulum telah dirancang,disusun dan diproses dengn maksimal.Karena ini pendidikan islam mempunyai tugas yang berat. Diantaranya adalah mengembangkan potensi fitrah manusia didik.
Untuk mengetahui kapasitas,kwalitas anak didik perlu diadakannya evaluasi.Karena dengan evaluasi dapat mengetahui factor pengembangan fitrah manusia didik,dimana nilai-nilai agama dijadikn landasan kepribadian manusia didik yang dibentuk melalui proses yang hanya dapat diketahui dengan adanya proses evaluasi.
Di dalam evaluasi perlu adanya teknik dan tujuan untuk menuju keberhasilan dalam proses belajar mengajar.Evaluasi yang baik haruslah didasarkan atas tujuan pengajaran dan kemudian benar-benar diusahakan oleh guru untuk siswa.Evaluasi sebaik apapun tidak akan tercapai sepenuhnya apabila tidak didasarkan pada tujuan pembelajaran.

2. Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian,tujuan serta fungsi evaluasi ?
2.    Apa saja prinsip-prinsip yang ada dalam pendidikan ?
3.    Bagaimana sistem  evaluasi dalam pendidikan islam ?
4.    Apa saja teknik-teknik yang harus dilakukan dalam evaluasi pendidikan islam?







B. PEMBAHASAN
1. Pengertian ,Tujuan dan Fungsi Evaluasi Pendidikan
Pengertian evaluasi menurut Bloom et al :
a.       Evaluasi adalah pengumpulan kenyataan secara sistematis untuk menetapkan kenyataan yang terjadi pada diri siswa dan menetapkan tingkat perubahannya.
b.      Evaluasi merupakan proses menggambarkan,memperoleh dan menyajikan informasi yang berguna untuk menilai alternatif keputusan
c.       Evaluasi adalah penentuan kesesuaian antara penampilan dan tujuan.
Jadi,evaluasi adalah suatu proses penaksiran terhadap kemajuan, pertumbuhan dan perkembangan peserta didik untuk tujuan pendidikan[1]. Sedangkan evaluasi dalam pendidikan islam adalah cara atau tekhnik penilaian terhadap tingkah laku manusia didik berdasarkan standart perhitungan yang bersifat keseluruhan dari aspek-aspek kehidupan mental-psikologis dan spiritual-religius,karena dalam pendidikan hasil yang dicapai manusia bukan saja pribadi yang sanggup beramal dan berbakti kepada Tuhan dan masyarakat.
TUJUAN evaluasi adalah mengetahui kadar pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran ,melatih keberanian dan mengajak peserta didik untuk mengingat kembali materi yang telah diberikan.Tujuan utama diadakan nya evaluasi adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai tingkat pencapaian tujuan intruksional oleh siswa supaya dapat diupayakan tindakan lanjutnya.
FUNGSI evaluasi adalah membantu peserta didik agar ia dapat mengubah atau mengembangkan tingkah lakunya secara sadar, serta memberi bantuan bagaimana cara meraih suatu kepuasan.selain itu fungsi evaluasi adalah[2]:
1.      Sebagai alat guna mengetahui manusia didik tentang penguasaan pengetahuan,nilai-nilai dan ketrampilan yang telah diberikan oleh guru.
2.      Mengetahui aspek kelemahn manusia didik dalam belajar.
3.      Mengetahui tingkat ktercapaian siswa dalam belajar.
4.      Sebagai alat untuk mengetahui parkembangan belajar.
Kemampuan yang harus dicapai antara lain sikap dan pengalaman terhadap hubungan pribadinya dengan tuhan,pribadinya dengan masyarakat, dan kehidupan dengan alam semesta.

2. Prinsip-prinsip Evaluasi dalam Pendidikan
Dalam melakukan evaluasi harus memperhatikan prinsip-prinsip antara lain:
a.   Prinsip Kesinambungan (kontinuitas)
Evaluasi harus dilakukan secara terus-menerus mulai dari proses belajar hingga manusia didik tamat dari lembaga sekolah.
b. Prinsip Menyeluruh (komprehensif)
Prinsip ini meliputi semua aspek yaitu aspek kepribadian,ketajaman hafalan,pemahaman ketulusan,kerajinan,sikapkerjasama dan tanggung jawab.
c. Prinsip Objectivitas
Dalam evaluasi haruslah berdasarkan pada kenyataan yang fakta, tidak boleh dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat emosional dan irrasional.
d. Prinsip Keterpaduan
Melakukan evaluasi haruslah terpadu,antara tujuan instruksional, materi dan metode pengajaran,serta evaluasi merupakan tiga kesatuan yang tidak boleh dipisahkan .
e. Prinsip Keterlibatan siswa
Evaluasi ditujukan pada siswa,maka dari itu keterlibatan siswa sangat dibutuhkan dalam evaluasi.
f. Prinsip Koherensi
Evaluasi harus dilakukan berdasarkan materi yang telah disajikan dan sesuai dengan kemampuan yang hendak di ukur.
g. Prinsip Paedagogis
Di samping sebagai alat penilai hasil,evaluasi juga perlu diterapkan sebagai upaya perbaikan sikap dan tingkah laku ditinjau dari segi pendidikannya.Evaluasi dan hasilnya hendaknya jadi alat motivasi siswa dalam kegiatan belajar.
f. Prinsip Akuntabilitas
Keberhasilan program pengajaran perlu disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan sebagai laporan pertanggungjawabannya.
3. Sistem Evaluasi Dalam Pendidikan Islam
Sistem evaluasi dalam pendidikan islam mengacu pada sistem evaluasi yang digariskan oleh allah SWT.Di tulis dalam al-qur’an dan dijabarkan dalam as-sunah yang dilakukan rasulullah dalam proses pembinaan risalah islamiah.
Ada beberapa tujuan dari sistem evaluasi dalam islam antara lain:
a.       Untuk menguji daya kemampuan manusia beriman terhadap berbagai macam problematika kehidupan.
b.      Untuk mengetahui sejauh mana atau sampai dimana hasil pendidikan dari wahyu yang telah diaplikasikan oleh rosul kepada umatnya.
c.       Untuk menentukan klasifikasi atau tingkat hidup keislaman dan keimanan seseorang.
d.      Untuk mengukur daya kognisi dan hafalan yang telah diberikan.
memberikan tabsyir(hadiah)bagi yang beraktivitas baik,dan memberikan iqab(hukuman)bagi yang beraktivitas buruk.
4. Tekhnik-tekhnik Evaluasi dalam Pendidikan Islam
  Secara garis besar ada 2 kelompok tekhnik evaluasi yang dapat digunakan[3]:
a. Tes
Yaitu suatu tekhnik yang digunakan untuk menilai kemampuan manusia didik,meliputi pengetahuan dan ketrampilan sebagai hasil belajar ,serta bakat khusus intelegensinya[4].Tekhnik ini dibedakan          menjadi :
1.   Tes Diagnosis     :     tes yang bertujuan mendiagnosa kesulitan belajar siswa untuk mengupayakan perbaikannya.
2.   Tes Formatif        :     tes yang digunakan untuk memantau (memonitor) kemajuan belajar siswa.
3.   Tes Pencapaian :     tes yang digunakan untuk memberikan nilai yang menjadi dasar penentuan atau penberian sertifikat bagi yang telah menyelesaikan pelajaran dangan berhasil baik.
4.   Tes Penempatan      :           tes yang digunakan untuk mengukur kesiapan manusia didik dan mengetahui tingkat pengetahuan yang telah di capai.
b. Non Tes
Yaitu tes yang digunakan untuk menilai karakteristik lainnya.Tes ini menggunakan metode untuk memperoleh data atau informasi yang diperlukan.Yang termasuk tekhnik evaluasi nontes adalah :
1). Rating                   :     alat tes yang memberikan nilai angka untuk pertimbangan (judgment)suatu objek yang di evaluasi .
2). Questionaires            :           menggunakan angket untuk dijawab.
3). Wawancara          :     menekankan adanya pertemuan secara langsung antara evaluator dengan manusia didik.
4). Observasi             :     menekankan pada penggunaan indera penglihatan.
5). Dokumentasi        :     menekankan pada aspek data tertulis atau document yang berkaitan erat dengan informasi tentang manusia didik.

C. KESIMPULAN
Dari pemaparan diatas dapat diambil kesimpulan:
1.      Evaluasi adalah suatu proses penaksiran terhadap kemajuan ,pertumbuhan dan perkembangan manusia didik.
2.      Dalam melaksanakan evaluasi harus memperhatikan tujuan ,fungsi dan prinsip-prinsip yang telah ditentukan sebelumnya.
3.      prinsip-prinsip yang ada dalam evaluasi antara lain prinsip kesinambungan, komprehensif, objektifitas, terpadu, keterlibatan siswa, koherensi, paedagogis,  dan akuntabilitas.
4.      Sistem evaluasi dala pendidikan islam dilaksanakan berdasar pada firman allah yang ada dalam al-qur’an dan as-sunah yang dilakukan rasulullah.
5.      Tekhnik yang digunakan dalam pelaksanaan agama adalah melalui tes dan nontes.














DAFTAR PUSTAKA

-     Thoha,m.Chabib.Tekhnik Evaluasi Pendidikan.PT.Raja Grafindo Persada. Jakarta;1996.
-     Daryanto,Drs.H.,Evaluasi pendidikan .PT.Rineka Cipta.Jakarta:2001.
-     Ihsan,Hamdani,Drs.,H.,Filsafat pendidikan Islam.Pustaka Setia.Bandung; 1998.
-     Sukardi,H.M.,Prof.Ms.,Ph.D.Evaluasi pendidikan.Sinar Grafika Offest .PT.Bumi Aksara.Jakarta Timur;2008.
-     Mujib,Abdul.Dr.M.Ag.Ilu Pendidikan Islam.Prenada Media.Jakarta:2006.


  







[1] Oemar hamalik.pengajaran unit.106.
[2] Evaluasi pendidikan.hal 4.
[3] Prof.H.M.Sukardi.evaluasi pendidikan.hal 88.
[4] Nasution,.evaluasi dalam pendidikan islam.hal 218

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar